Pemerintah Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Taj Yasin Maimoen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2025-2030. selama satu tahun terakhir berhasil mencatat berbagai capaian positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi 5,37%, produktivitas padi mencapai 9,5 juta ton, penurunan angka kemiskinan menjadi 9,39%, hingga realisasi investasi sebesar Rp88,50 triliun dengan penyerapan lebih dari 418 ribu tenaga kerja.
Keberhasilan tersebut didukung oleh kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Sebanyak 44 perguruan tinggi telah bekerja sama aktif, dan 73 perguruan tinggi melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dalam acara Anugerah Collaborative Award 2026 yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang.
Pada kesempatan tersebut, STIEPARI menerima Anugerah Collaborative Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Selain itu, Ketua STIEPARI, Haniek Listyorini, SE., MBA., secara langsung melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Jawa Tengah sebagai komitmen memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua STIEPARI, Haniek Listyorini, SE., MBA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini merupakan kehormatan bagi STIEPARI dan menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui riset, pengabdian kepada masyarakat, serta menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung kemajuan Jawa Tengah,” ujarnya.
Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.




