Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang menggelar Rapat Koordinasi antara Yayasan Triviaca selaku pembina dengan jajaran pimpinan dan tim akademik kampus dalam rangka evaluasi sistem, sinkronisasi data, serta optimalisasi tata kelola akademik berbasis digital. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis institusi dalam memastikan sistem akademik berjalan efektif, terintegrasi, dan sesuai dengan regulasi pendidikan tinggi yang berlaku.
Rapat koordinasi tersebut membahas secara menyeluruh implementasi sistem informasi akademik yang telah digunakan kampus sejak Agustus 2022 melalui SEVIMA Platform. Evaluasi difokuskan pada efektivitas penggunaan sistem, kelancaran proses administrasi akademik, akurasi pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), serta sinkronisasi data mahasiswa, dosen, kurikulum, dan aktivitas perkuliahan. Sinkronisasi data menjadi perhatian utama guna menghindari perbedaan data internal dan eksternal, sekaligus menjaga kredibilitas institusi dalam pelaporan nasional.
Selain evaluasi sistem, forum ini juga membahas strategi optimalisasi layanan akademik kepada mahasiswa. Beberapa poin penting yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kecepatan layanan KRS dan KHS, validasi data akademik secara berkala, transparansi informasi pembayaran, serta pemanfaatan sistem digital untuk monitoring kehadiran dan penilaian mahasiswa. Langkah ini bertujuan menciptakan tata kelola akademik yang lebih tertib, efisien, dan akuntabel.
Pihak yayasan dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pengelola institusi dan unit akademik dalam menjaga mutu pendidikan. Digitalisasi bukan hanya sekadar penggunaan sistem, melainkan juga transformasi budaya kerja yang mengedepankan ketepatan data, pelayanan prima, serta pengambilan keputusan berbasis informasi yang valid dan terukur.
Manfaat implementasi dan evaluasi berkelanjutan sistem ini dirasakan langsung oleh sivitas akademika. Proses administrasi menjadi lebih cepat dan terdokumentasi dengan baik, mahasiswa dapat mengakses informasi akademik secara daring kapan saja, serta dosen dan tenaga kependidikan terbantu dalam pengelolaan nilai, jadwal, dan pelaporan kegiatan perkuliahan. Optimalisasi ini juga mendukung proses akreditasi program studi dan institusi melalui ketersediaan data yang terstruktur dan siap digunakan.
Melalui rapat koordinasi ini, STIEPARI Semarang menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola akademik. Kolaborasi yang kuat antara Yayasan Triviaca dan jajaran akademik diharapkan mampu memperkuat sistem manajemen pendidikan, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong STIEPARI menjadi perguruan tinggi pariwisata yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.




