Tingkatkan Pemahaman Lingkungan, Kampus STIEPARI Gelar Training Penguatan Pengetahuan Cagar Biosfer dan Biodiversitas

Dalam rangka memperluas wawasan mengenai pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, Kampus STIEPARI Semarang menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Training Penguatan Pengetahuan tentang Cagar Biosfer, Biodiversitas, Jasa Ekosistem, Ethnobiology, Finalisasi Proposal RIIM dan Field Work”. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 8 hingga 12 Juni 2026 ini dihadiri oleh jajaran civitas akademika dan mahasiswa yang tampak antusias mengikuti jalannya materi di dalam ruangan aula.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang memaparkan materi krusial terkait interaksi manusia dengan alam, konservasi tumbuhan, serta studi etnobotani:

Prof. Dr. Ir. Y. Purwanto, DEA (Profesor Etnobiologi dari Pusat Riset Ekologi BRIN sekaligus Ketua MAB Indonesia Association dan PMEI), memberikan landasan penting mengenai konsep cagar biosfer sebagai kawasan yang memadukan konservasi keanekaragaman hayati dengan pengembangan ekonomi berkelanjutan secara selaras.

Dra. Esti Munawaroh (Ahli Peneliti Utama Botani dan Konservasi Tumbuhan dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi, ORHL, BRIN), membawakan topik mendalam mengenai “Eksplorasi Tumbuhan Umum dan Anggrek: Pengoleksian Tumbuhan Umum dan Anggrek dari Hutan dan Penanganannya”. Beliau membagikan metode teknis dan pentingnya penyelamatan plasma nutfah dari ekosistem hutan.

Reza Anindita (Peneliti dari IPB University), mempresentasikan hasil riset bertajuk “Studi Etnobitani Masyarakat Suku Jawa dalam Lanskap Kawasan Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh (CBMMM)”. Materi ini mengupas tuntas bagaimana pengetahuan lokal masyarakat suku Jawa sangat mendukung pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Melalui rangkaian pemaparan dari ketiga narasumber tersebut, para peserta training yang mengenakan almamater merah marun khas STIEPARI diajak untuk memahami pentingnya peranan jasa ekosistem serta bagaimana riset etnobiologi dapat diimplementasikan langsung dalam pelestarian alam terapan. Kegiatan ini juga menjadi momentum finalisasi proposal riset serta persiapan kerja lapangan (field work) agar pemahaman teoretis yang didapat bisa langsung diaplikasikan di lapangan.

Bagi peserta atau pihak yang ingin mempelajari lebih lanjut seluruh materi presentasi dan dokumentasi lengkap dari pelatihan ini, berkas materi dapat diunduh melalui tautan berikut: 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top