STIEPARI Tingkatkan Kapasitas SDM Pariwisata Desa Kledung lewat Pelatihan Kolaboratif

Sebagai bentuk implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, STIEPARI menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata di Desa Wisata Kledung, Kecamatan Kledung, pada Selasa, 20 Mei 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa STIEPARI sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata daerah. Pelatihan bertujuan untuk memperkuat kompetensi pelaku wisata lokal dalam mengelola destinasi wisata secara profesional, kreatif, dan berkelanjutan.

Tiga narasumber berkompeten dihadirkan dalam kegiatan ini, yaitu Drs. Mengku Marhendi, M.Par., Dr. Yustina Denik Risyanti, S.Pd., M.M.Par., dan Asmungi Al Manan, S.M., CFSH., CHIA.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan pariwisata desa, di antaranya membangun masyarakat desa sadar wisata melalui Sapta Pesona, peningkatan pelayanan prima pada usaha jasa pariwisata, pelatihan dasar pemandu wisata tingkat pemula yang diperuntukkan bagi anggota Pokdarwis, serta pemanfaatan limbah kopi menjadi produk herbal yang memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi.Para peserta pelatihan yang terdiri dari pengelola Desa Wisata Kledung dan pemangku kepentingan setempat mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Pemerintah Desa Kledung bersama perangkatnya.

Ketua Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat STIEPARI, Drs. Mengku Marhendi, M.Par. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas masyarakat untuk mengelola potensi wisata secara mandiri dan profesional.

“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan seperti ini, kami berharap Desa Kledung dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pemberdayaan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem pariwisata desa yang tangguh dan berkelanjutan,”ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini sekaligus menjadi kelanjutan dari upaya membangun ekosistem pariwisata berbasis masyarakat yang telah digagas STIEPARI dalam program-program pengabdian sebelumnya. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Desa Kledung diharapkan semakin siap menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal secara luas.

Dokumentasi  kegiatan dapat diakses melalui tautan berikut:

 🔗 Klik di sini untuk melihat dokumentasi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top