Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global melalui program Japan Business Training. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan alumni STIEPARI untuk mengikuti pelatihan kerja internasional selama tiga bulan di berbagai hotel dan resort ternama di Jepang.
Pada tahun 2025, sejumlah mahasiswa dan alumni STIEPARI diberangkatkan ke beberapa prefektur di Jepang, seperti Yamanashi dan Gunma, bekerja sama dengan Everbright Group dan mitra industri perhotelan Jepang. Peserta ditempatkan di hotel-hotel antara lain Hotel Fuji Takaraso Asahikan, Sun Plaza Hotel Fuji Lake Yamanaka, Hotel Daitokan, serta Kawamura Resort.
Salah satu peserta, Antonius Gulo, S.M, alumni S1 Manajemen konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia lulusan 2025 asal Kabupaten Nias Utara, mengikuti pelatihan pada periode 18 September– 17 Desember 2025 di Hotel Fuji Takaraso Asahikan, Prefektur Yamanashi.
Ia ditempatkan di bagian housekeeping dengan tanggung jawab kebersihan kamar, koridor, dan area parkir hotel. Selama program, peserta mendapatkan fasilitas tempat tinggal, konsumsi, serta uang saku sebesar 70.000 yen per bulan.
Menurutnya program ke Jepang ini bermanfaat memberikan pengalaman awal bekerja di luar negeri, memberi banyak pengetahuan tentang budaya tepat waktu, kejujuran dan kedisplinan dalam bekerja.
Beberapa pengalaman unik berkesan selama training adalah kesempatan menyaksikan Gunung Fuji dari dekat setiap hari, menyaksikan keindahan musim gugur, merasakan cuaca yang sangat dingin serta keindahan pemandangan Danau Yamanakako di sekitar hotel saya.
Kendala yang dialami selama training adalah Bahasa Jepang yang belum lancar, sehingga ke depannya ingin belajar bahasa dengan lebih giat lagi.
Hal serupa disampaikan oleh Eka Darnisman Zebua, S.M. alumni S1 Manajemen konsentrasi Manajemen Perhotelan lulusan 2023 asal Kabupaten Nias Selatan, mengikuti Japan Business Training di Hotel Daitokan, Kusatsu, Prefektur Gunma, pada periode 12 September – 8 Desember 2025.
Dalam program ini ditempatkan untuk belajar di bagian Housekepping dengan tugas bertanggung jawab atas kebersihan kamar dan koridor hotel. Selama training fasilitas yang saya dapatkan adalah tempat tinggal di area hotel dengan fasilitas kamar tidur staff lengkap, makan 3 kali sehari dan uang saku sebesar 70.000 Yen yang setara Rp. 7.000.000/bulan.
Program ini dinilainya sangat bermanfaat untuk memperdalam pengalaman di bidang hospitality, khususnya dalam penerapan budaya kerja Jepang yang menekankan kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab.
Beberapa pengalaman unik berkesan selama training adalah kesempatan menyaksikan destinasi wisata Yubatake Onsen yang sangat indah, menyaksikan keindahan musim gugur, merasakan cuaca yang sangat dingin di sertai dengan salju dan menikmati pemandian air panas setiap hari. Kendala yang saya alami selama training adalah Bahasa Jepang yang belum lancar, sehingga ke depan saya ingin belajar bahasa dengan lebih giat lagi.
Sementara itu, Grace Paskalita Manaraja, S.M, alumni S1 Manajemen lulusan 2025, menjalani pelatihan di Sun Plaza Hotel Fuji Lake Yamanaka. Ia memperoleh pengalaman lintas divisi, mulai dari restoran, housekeeping hingga cleaning service. Grace mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya memperkaya keterampilan profesional, tetapi juga memberikan pengalaman budaya yang berkesan, seperti berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara, menyaksikan keindahan Danau Yamanakako, hingga merasakan salju untuk pertama kalinya.
Training berlangsung mulai dari tanggal 5 Oktober – 29 Desember 2025. Pada program ini saya di tempatkan untuk belajar di bagian Restaurant/restoran dengan tugas bertanggung jawab atas Pelayanan dan Kebersihan seperti (menyiapkan sekaligus menata peralatan makanan/minuman, mencuci dan mengelap paralatan makanan/minuman, menjaga serta memastikan kebersihan area dalam restoran,meja makan,area buffet dan dapur serta menangani yang diperlukan oleh tamu). Selain itu juga di hotel tersebut saya berkesempatan untuk belajar Housekepping dan Cleaning Service seperti (bertanggung jawab atas kebersihan,kerapihan dan keindahan kamar tamu, jendela kamar dan koridor,halaman dan dalam gedung hotel). Selama training tersebut fasilitas yang saya dapatkan yaitu: tempat tinggal berupa rumah dilengkapi dengan kamar tidur staff lengkap.dapur lengkap,Heather(alat pemanas ruangan),Toilet dan Kamar Mandi dengan suhu air hangat dan sejuk serta makanan 2x sehari dan juga Uang Saku sebesar 70.000 Yen atau setara dengan Rp 7.000.000/bulan
Menurutnya program ini memberikan pengalaman pertama dan awal bekerja di luar negeri, ini bermanfaat memberikan kepada saya banyak pengetahuan tentang budaya dan metode kerja baru yang efektif dan efisien, kedisplinan dan kejujuran dalam bekerja. Dan tidak hanya pengetahuan, saya juga mendapatkan pengalaman seru dan unik yang berkesan seperti mendapat teman baru dari berbagai negara, melatih saya dalam berbahasa jepang dengan benar dan percaya diri, merasakan udara sejuk dan indah nya dedaunan musim gugur, melihat serta menikmati pemandangan gunung Fuji yang indah dengan taburan salju yang terlihat seperti bubuk gula halus tebal, beradaptasi dengan suhu sejuk ke dingin dengan suhu sampai -2 derajat, berjalan santai sambil mengitari danau yamanakako yang indah, mencoba buah stroberi manis terbaik yang subur hanya pada musim dingin bulan desember-februari dan saya juga telah melihat dan merasakan pengalaman hujan salju pertama dalam hidupnya.
Kendala yang dialami selama training adalah berbahasa bahasa jepang yang belum sempurna, akan tetapi hal itu tidak menjadikannya patah semangat justru hal tersebut menjadikan sebagai penyemangat saya untuk terus belajar lebih giat lagi dan mengembangkan bahasa jepang saya agar lancar dan nyambung dalam berkomunikasi.
Peserta lainnya, Malinda Annatsavina, S.Par, alumni S1 Pariwisata lulusan 2022, mengikuti pelatihan di Kawamura Resort, Kusatsu, Prefektur Gunma, pada periode 25 Agustus – 8 November 2025. Ia menilai program ini memberikan wawasan luas tentang dunia perhotelan internasional, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta melatih sikap profesional seperti ketelitian dan tanggung jawab.
Meski menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan bahasa Jepang, seluruh peserta sepakat bahwa Japan Business Training menjadi pengalaman berharga sebagai bekal karier internasional di masa depan. Program ini juga menjadi motivasi bagi peserta untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa dan kompetensi diri.
Selama mengikuti program ini saya mendapatkan fasilitas kamar asrama dengan fasilitas lengkap yang dekat dengan hotel saya bekerja, makan 3x sehari, dan uang saku senilai 70.000 yen atau setara dengan Rp. 7.300.000,00/bulan.
Menurutnya program ini sangat bermanfaat, dengan mengikuti program ini bisa mendapatkan banyak sekali pengalaman dan wawasan tentang hotel dan bekerja di luar negeri, mendapat kesempatan mengenal banyak orang dari beberapa negara, kesempatan untuk mengenal budaya di Jepang, dan juga belajar untuk lebih disiplin, tepat waktu, bertanggung jawab, teliti dan jujur.
Pengalaman unik yang didapatkan adalah menikmati pemandangan musim gugur, melihat salju kecil dan merasakan suhu udara yang dingin, belajar bahasa Jepang,menikmati kuliner khas dan berkomunikasi dengan orang lokal Jepang. Kesempatan lainnya mengunjungi Yubatake onsen yang merupakan salah satu sumber air panas di Kusatsu, berendam di onsen, dan berkeliling kota Kusatsu dengan menggunakan transportasi bus.
Salah satu peserta lainnya adalah Yuni Kurniasari, S.Par, alumni Program Studi S1 Pariwisata Konsentrasi Destinasi Pariwisata STIEPARI Semarang, lulusan tahun 2022, asal Kabupaten Grobogan. Ia memperoleh kesempatan mengikuti Japan Business Training selama tiga bulan dan ditempatkan di Hotel Fuji Takaraso Asahikan, anak perusahaan Hotel ACE, yang berlokasi di 506-266 Hirano, Desa Yamanakako, Distrik Minamitsuru, Prefektur Yamanashi, Jepang.
Program pelatihan yang diikuti Yuni berlangsung pada 25 Agustus hingga 18 November 2025. Selama mengikuti training, ia ditempatkan di bagian restoran (restaurant service) dengan tugas menyiapkan makanan, menghidangkan makanan kepada tamu, membersihkan meja setelah makan, serta menjaga kebersihan area restoran dan dapur hotel. Peserta program juga mendapatkan fasilitas tempat tinggal di area hotel dengan perlengkapan lengkap, seperti kasur, bantal, selimut, kipas, serta alat penghangat ruangan. Selain itu, pihak hotel menyediakan bahan makanan halal serta uang saku sebesar 70.000 yen per bulan atau setara dengan Rp7.000.000.
Menurut Yuni, program Japan Business Training memberikan manfaat besar sebagai pengalaman awal bekerja di luar negeri sekaligus menambah wawasan tentang budaya kerja Jepang yang menjunjung tinggi ketepatan waktu, kecepatan dan ketepatan kerja, kebersihan, serta kedisiplinan. Pengalaman berkesan yang ia rasakan antara lain dapat melihat Gunung Fuji secara langsung dalam berbagai musim, menikmati keindahan Danau Yamanakako, serta merasakan suhu dingin ekstrem yang berbeda dengan iklim di Indonesia.
Adapun kendala yang dihadapi selama pelatihan adalah penggunaan bahasa Jepang dan Mandarin dalam komunikasi kerja, sehingga peserta dituntut untuk cepat beradaptasi, termasuk memanfaatkan teknologi penerjemah serta meningkatkan kemampuan manajemen waktu agar pekerjaan dapat diselesaikan sebelum batas waktu yang ditentukan.
Pada kesempatan tersebut, Yuni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Everbright Group dan STIEPARI Semarang atas kerja sama dan kesempatan yang diberikan, sehingga dirinya dapat menjadi bagian dari peserta Japan Business Training dan memperoleh pengalaman kerja internasional yang berharga.
YUAN FLORES SEBUA, S. PAR asal kabupaten Nias Selatan, alumni program studi S1 Pariwisata konsentrasi Destinasi Pariwisata, lulusan tahun 2023. Setelah lulus mendapatkan kesempatan dari kampus STIEPARI Semarang untuk mengikuti program Japan Bussines Training 3 bulan ditempatkan di KUSATSU ONSEN yang terletak pegunungan Prefektur gunma, Jepang. Alamat lengkapnya secara administratif berada di kota kusatsu machi, distrik agatsuma, dengan kode pos 377-1711.
Training berlangsung mulai dari tanggal 03 Oktober – 19 Desember 2025. Pada program ini saya di tempatkan untuk belajar di bagian housekeeping & cleaning service, seperti merapikan kamar tamu, membersihkan koridor, serta membantu menjaga kebersihan lingkungan hotel dan area sekitar onsen.Selama training, fasilitas yang saya terima antara lain tempat tinggal untuk staff, dapur lengkap, pemanas ruangan, kamar mandi air hangat, serta makanan 2x sehari dan uang saku bulanan. Semua fasilitas tersebut sangat membantu saya untuk beradaptasi selama tinggal di Jepang dan juga Uang Saku sebesar 70.000 Yen atau setara dengan Rp 7.000.000/bulan
Menurutnya, program ini memberikan pengalaman berharga sebagai langkah awal bekerja di luar negeri. Saya belajar tentang disiplin kerja, tanggung jawab, budaya kerja Jepang, serta meningkatkan kemampuan komunikasi, khususnya dalam bahasa Jepang. Selain pengalaman kerja, saya juga merasakan banyak momen berkesan, seperti menikmati udara sejuk pegunungan, berjalan di sekitar kota onsen yang tenang, melihat uap panas alami dari mata air belerang, serta merasakan suasana tradisional Jepang yang unik dan berbeda dari tempat lain. Tentu ada tantangan selama training, terutama dalam hal bahasa Jepang yang belum sepenuhnya lancar. Namun hal tersebut justru menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi.




