Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang merayakan Dies Natalis ke-55 dengan rangkaian kegiatan yang meriah dan beragam, berlangsung mulai pertengahan hingga akhir November 2025.
Rangkaian perayaan dimulai pada 16 November 2025 dengan Job Fair & Career Expo 2025, yang dihadiri oleh perusahaan ternama serta peserta dari alumni STIEPARI dan masyarakat umum. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari IKAPARI (Ikatan Alumni STIEPARI), sebagai bentuk kolaborasi kampus dan alumni untuk membuka peluang karier bagi mahasiswa dan alumni.
Selain itu, rangkaian kegiatan Dies Natalis juga diramaikan dengan berbagai lomba olahraga dan seni, seperti voli, catur, tenis meja, dan karaoke. Lomba-lomba ini diadakan di kampus STIEPARI dan LPK Mutiara Bawen, dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa, alumni, dan civitas akademika.
Puncak peringatan Dies Natalis berlanjut pada 20 November 2025 dengan ziarah ke makam pendiri STIEPARI, kemudian dilanjutkan tasyakuran dan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas perjalanan 55 tahun STIEPARI. Pemotongan tumpeng dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Yayasan Tri Viaca Pembina STIEPARI, Drs. Mengku Marhendi, M.Par., dan diserahkan kepada Ketua STIEPARI, Haniek Listyorini, SE., MBA.
Acara puncak Dies Natalis ke-55 digelar pada 23 November 2025 dengan Gebyar Budaya mengusung tema Wastra Nusantara. Kegiatan diawali dengan senam bersama dan jalan sehat, dilanjutkan dengan lomba tumpeng, fashion show, pembagian doorprize, donor darah, stand bazar untuk produk unggulan mahasiswa dan UMKM, pameran produk dari beberapa perusahaan serta berbagai doorprize dan hadiah menarik yang menambah semarak perayaan.
Yang paling menjadi perhatian adalah Dialog Interaktif tentang Ekonomi Kreatif dan Kepariwisataan, menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, antara lain: Farid Aly Ikhwan, S.STP, M.Si, Kepala Seksi Pengembangan SDM Pariwisata dari Disporapar Jawa Tengah, Zainul Muttaqin, Ketua GenPI Jawa Tengah, Haniek Listyorini, SE., MBA, Ketua STIEPARI.
Dialog interaktif ini dimoderatori oleh Gana Wuntu, S.E., M.M.Par, dosen Prodi S-1 Pariwisata STIEPARI, dan diikuti sesi tanya jawab yang antusias dari mahasiswa dan peserta.
Dalam kesempatan ini, Farid Aly Ikhwan menyampaikan pentingnya kolaborasi kreatif antara pemerintah, stakeholder, dan perguruan tinggi karena pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah meresmikan 150 Kecamatan sebagai pilot project Kecamatan Berdaya, termasuk membuka peluang bagi mahasiswa STIEPARI.
Sementara itu, Zainul Muttaqin menekankan kepada mahasiswa untuk terus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Peringatan Dies Natalis ke-55 ini tidak hanya menjadi momen refleksi perjalanan STIEPARI, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat hubungan antara kampus, alumni, pemerintah, dan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen STIEPARI dalam mendukung pengembangan SDM pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Seluruh rangkaian kegiatan Dies Natalis STIEPARI Ke-55 dapat dilihat melalui tautan berikut:
👉 https://drive.google.com/drive/folders/1eLu1lsBDgssnLh0hpl-dqKonNnJ3Go8w




