Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Semarang ke-479, kegiatan bertajuk NongkiMAS (Nongkrong Komunitas Informasi Masyarakat) sukses digelar pada 5 Mei 2026 di kawasan bersejarah Kampoeng Djadhoel Semarang, Kampung Batik Tengah, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang ini menjadi wadah berkumpulnya berbagai komunitas kreatif, mahasiswa, serta pegiat media sosial dalam suasana santai namun edukatif.
Mengusung tema literasi informasi dan penguatan kreativitas digital, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Yanuar Wega Vidi Tama, S.Sos., M.M. sebagai praktisi media sosial serta Anggry Windasari, M.I.Kom. sebagai pengajar komunikasi. Keduanya memberikan wawasan mengenai pentingnya strategi pengelolaan media sosial yang efektif untuk menciptakan konten inovatif dan menarik di era digital saat ini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Diskominfo Kota Semarang Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., M.M. yang menyampaikan bahwa pengelolaan media sosial memiliki peranan penting dalam membangun komunikasi publik yang kreatif dan informatif. Menurutnya, melalui forum seperti NongkiMAS, masyarakat diajak untuk berinovasi dalam menciptakan konten yang mampu menarik perhatian audiens secara luas.
“Pengelolaan media sosial sangat penting untuk menciptakan konten yang menarik. Harus ada inovasi, salah satunya melalui kegiatan kumpul bersama seperti Nongkrong Komunitas Informasi Masyarakat ini,” ujarnya.
Selain diskusi interaktif, peserta juga mendapatkan pelatihan langsung mengenai teknik membuat konten kreatif, pengambilan visual yang menarik, hingga strategi komunikasi digital yang relevan dengan perkembangan media sosial saat ini. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran praktis bagi generasi muda dalam meningkatkan kemampuan branding dan komunikasi visual.
Acara ini melibatkan berbagai komunitas dan institusi pendidikan, di antaranya GENPI (Generasi Pesona Indonesia), KFS (Klub Fotografi Semarang), mahasiswa STIEPARI Semarang, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lainnya seperti Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Universitas Stikubank (UNISBANK), Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS), dan Bina Nusantara (Binus).
Dengan memadukan unsur edukasi, budaya, dan interaksi sosial di kawasan Kampung Batik yang penuh nilai sejarah, NongkiMAS diharapkan mampu menjadi ruang kolaboratif bagi masyarakat untuk terus mengembangkan kreativitas digital sekaligus memperkuat kualitas komunikasi di media daring. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi antar komunitas dapat mendukung terciptanya masyarakat yang lebih adaptif, kreatif, dan melek informasi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.




